ANALISIS PROSES BELAJAR MENGAJAR PENYANDANG DISABILITAS PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN SINJAI

Main Article Content

Sukarno Hatta
Septi Hikmatun
makmur onti
Rita Sagita

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui proses belajar mengajar penyandang disabilitas pada masa pandemik covid-19 di Kabupaten Sinjai dan mengetahui faktor penghambat dalam proses belajar mengajar terhadap penyandang disabilitas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif analisis untuk mendekskripsikan atau menggambarkan mengenai proses belajar mengajar penyandang disabilitas pada masa pandemi covid-19 di Kabupaten Sinjai. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kepala SLB Negeri Sinjai, guru SLB Negeri Sinjai dan orang tua siswa. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Kabupaten Sinjai Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.


Dari hasil penelitian ini menggambarkan bahwa proses belajar mengajar yang dilaksanakan di Sekolah Luar Biasa selama pandemi Covid-19 adalah proses pembelajaran secara daring (dalam jaringan) dengan menggunakan aplikasi via whatsapp, zoom dan googleclashroom. Dilihat dari hasil analisis pembahasan metode yang efektif digunakan untuk pembelajaran masa pandemi covid-19 bagi penyandang disabilitas yaitu metode pembelajaran secara luring alasannya dilihat dari kondisi penyandang yang berbeda-beda dan kemampuan orang tua siswa yang terbatas dalam memenuhi pembelajaran dari rumah. Artinya, dibutuhkan keahlian khusus untuk menyampaikan pembelajaran, dimana siswa dan guru harus berinteraksi secara langsung. Berdasarkan hasil wawancara dan hasil analisis, penggunaan media pembelajaran yang paling efektif digunakan untuk siswa penyandang disabilitas dimasa pandemi covid-19 adalah penggunaan aplikasi whatssapp dikarenakan lebih mudah dipahami oleh guru, siswa dan orang tua. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pembelajaran online dari rumah dapat dijadikan pilihan di masa yang akan datang jika siswa disabilitas mengalami hambatan untuk datang ke sekolah akibat jarak yang jauh atau tidak tersedianya alat transportasi yang aksesibel.

Article Details

How to Cite
Hatta, S., Hikmatun, S. ., onti, makmur, & Sagita, R. . (2023). ANALISIS PROSES BELAJAR MENGAJAR PENYANDANG DISABILITAS PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN SINJAI. Jurnal Ilmiah Administrasita’, 14(2), 98–108. https://doi.org/10.47030/administrasita.v14i2.727
Section
Articles

References

Aji, R. H. (2020). Dampak Covid-19 Pada Pendidikan Di Indonesia:. Jurnal Sosial & Budaya Syar-i, Vol. 7 No. 5, 1-10.

Andi, Kristanto. 2018. Perancanga Sistem Informasi dan Aplikasinya. Yogyakarta : Gava Media

Anzari, M. (April 2018). Hak Memperoleh Pendidikan Inklusif Terhadap. Fulfillment Of The Right To Education Against The Disabilities, Vol. 2(1), 1-17.

Conny R. Semiawan. 2010. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Grasindo.

Darning S., 2009. Pengembangan Penyandang Disabilitas sebagai terminologi baru pengganti penyandang disabilitas.

Lexy. J. Moleong. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Ivanova, T., Gubanova (2020). Educational Technology S One Of The Therm For Enchancing Publik Speaking Skill.

Jauhari, A. (2017). Pendidikan Inklusi Sebagai Alternatif Solusi Mengatasi Permasalahan Sosial Anak Penyandang Disabilitas. Journal of Social Science Teaching, 23-38.

Miles dan Huberman. 1992. Analisis data kualitatif (diterjemahkan oleh: Tjetjep Rohedi Rosidi. Jakarta: Universita Indonesia.

Notoadmodjo, Soekidjo (2013). Pendidikan dan Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Purwanto, Agus (2020). Studi Exploratif Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran Online di Sekolah Dasar.

Poerwadarminta, W.J.S (1990). Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta: Media Press.

Priyoningsih, Y. (2020). Panduan Pembelajaran Daring . Panduan Pembelajaran Daring bagi Mahasiswa dengan Disabilitas Fisik, 1-18.

Radissa, V. S. (Juli 2020). Pemenuhan Kebutuhan Dasar Penyandang Disabilitas. Jurnal Pekerjaan Sosial, Vol. 3 No: 1, Hal: 61 - 69.

Rifai, A. A. (Agustus 2020). Inklusi Penyandang Disabilitas Dalam Situasi Pandemi . Prosiding Penelitian & pengabdian kepada masyarakat, 449 - 458 .

Sani, D. R. (2015). Inovasi Pembelajaran. (Y. S. Hayati, Ed.) Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Santoso, S.B., Sekolah Alternative, Mengapa Tidak?.Yogyakarta : Diva Press.

Syaodih, Sukamdinata, Nana. 2005. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Remaja Rosadakarya.

Suparno dan Suharmin, T., (2005). "Masalah Perkembangan Bahasa Kongnitif dan Kepribadian Pada Anak Tunarunggu". Yogyakarta : UNY

Soemantri., T.S, (2006). Psikologi Anak Luar Biasa, Jakarta: Refika Aditama.

Suryosubroto, 2002. Proses Belajar Mengajar di Sekolah . Jakarta: Rineka Cipta.

Tamjidnoor, S. S. (2019). Aksebilitas Pendidikan Bagi Kaum Disabiltas Pada Madrasah Ibtidayah Negeri Dikota Banjarmasin. AL-BANJARI, Vol. 18, 127-152.

Triwiyanto, T. (2015). Pegantar Pendidikan. (Y. S. Hayati, Ed.) Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Uno, Hammzah B. (2009). Teori Motivasi dan Pengukuranya. Jakarta : Bumi Akasara.

Widinarsih, D. (2019). Penyandang Disabilitas Di Indonesia : Perkembangan Istilah Dan Definisi. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, Jilid 20, 127-142.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyanda Disabilitas.